Serah Terima Jabatan, Ahok Kembali Jadi Gubernur DKI Jakarta

Basuki Tjahaja Purna (Ahok) dalam Acara Serah Terima Jabatan dan Penyerahan Nota Laporan PLT Gubernur DKI Jakarta

Navigasinews.com – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya, Ahok menjalani masa cuti kampanye pilkada DKI dan digantikan sementara oleh Sumarsono sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Acara serah terima jabatan pun dilakukan sore ini (11/2/2017) di Gedung Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Dalam pidatonya, Ahok berterima kasih banyak kepada Sumarsono karena sudah menjaga Jakarta selama dia cuti.

“Terima kasih kepada Pak Plt Gubernur. Saya sempat khawatir sekali mengenai masalah Bantargebang, namun diselesaikan dengan baik,” ujar Ahok.

Ketika menjabat sebagai Plt Gubernur DKI, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri itu melakukan rotasi jabatan di Pemprov DKI. Ahok tak mempersoalkan rotasi itu.

“Nggak masalah, kan ada sistemnya. Kalau yang rajin ya pasti naik, kalau yang malas ya nanti lama-lama tidak bisa kerja,” ujar Ahok.

Ahok mengatakan, ke depannya juga akan berkoordinasi dengan Sumarsono di Kemendagri. Itu diperlukan karena Ahok masih akan memimpin DKI setidaknya sampai Oktober 2017.

“Kami kan masih bekerja sampai Oktober. Kita akan bereskan yang belum, dan banyak diskusi dengan Pak Dirjen Otonomi Daerah. Banyak yang berpikir kami musuhan, namun sebetulnya nggak,” ujar Ahok.

Setelah sertijab, Ahok kembali aktif sebagai Gubernur DKI setelah sempat cuti selama masa kampanye Pilgub DKI. Aktifnya kembali Ahok ini jadi kontroversi.

Ada yang mendesak agar Ahok diberhentikan lagi karena menyandang status terdakwa penistaan agama, namun Mendagri Tjahjo Kumolo tak mau melakukannya lantaran dakwaan terhadap Ahok ada dua pasal, yaitu Pasal 156a dan 156 KUHP, dengan hukuman maksimal 5 dan 4 tahun.

Be the first to comment on "Serah Terima Jabatan, Ahok Kembali Jadi Gubernur DKI Jakarta"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*