Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Curah Hujan Tinggi, Harga Gabah Turun

NavigasiNews – Harga Gabah Kering Panen (GKP) di sejumlah sentra padi di Jawa Tengah dilaporkan anjlok. Kondisi ini terjadi karena tingginya curah hujan sehingga membuat banyak tanaman padi padi yang mengalami rebah, atau posisi tanaman padi yang roboh, sehingga terpaksa dilakukan panen dilakukan lebih awal.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, mengungkapkan merosotnya harga gabah paling banyak terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Gabah di tingkat petani merosot jadi Rp 3.200/kg, di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 3.700/kg.

“Paling banyak di Sragen, GKP harganya turun sampai Rp 3.200/kg, sekarang sudah ada yang naik jadi Rp 3.400-3.600/kg, tapi itu tetap masih di bawah HPP,” ujar Agung.

Agung mengatakan, tingginya curah hujan yang mengguyur daerah tersebut membuat banyak tegakan tanaman padi mengalami rebah. Selain itu, seringnya frekuensi hujan juga membuat kekeringan gabah yang dijemur petani tidak optimal.

Dia menuturkan, produksi gabah di Jawa Tengah sedang tinggi-tingginya. Namun produksi yang melimpah tersebut tak diimbangi dengan kualitas GKP lantaran curah hujan yang tinggi beberapa minggu terakhir.

“Jadi sebabnya karena hujan ini sedang tinggi-tinnya. Tapi yang pasti produksi sedang bagus, melimpah, hanya karena hujan ini membuat kadar air gabahnya meningkat,” pungkas Agung.

Sebelumnya, Tim Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi padi jagung kedelai (PAJALE) melaporkan GKP di Sragen, Jawa Tengah jatuh dibawah HPP (Rp 3700/kg GKP). Harga rata rata GKP di tingkat petani Selasa (7/2/2017) sampai dengan Rabu (8/2/2017) berkisar Rp 3.200 – Rp 3.400/kg GKP.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, Eka Rini membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi Rini mengatakan “Harga selalu berubah, untuk haru ini, rabu, (8/2/2017) di daerah Sragen sebelah selatan berkisar Rp 3.400 s/d 3.600 /kg,

Citro, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Mulyo Blimbing , Sragen, jateng mengatakan harga GKP varietas ciherang Selasa (7/2/2017) anjlok sampai Rp. 3200/kg dan hari ini Rabu (8/2/2017) sudah naik kembali menjadi Rp. 3400/kg walaupun masih di bawah HPP Rp 3.700/kg.

Untuk varietas mentik harga GKP nya masih bertahan di Rp 3.800-Rp 4.000/kg. Citro menjelaskan rendahnya harga di bawah HPP karena produksi melimpah dan tidak ada panas. Untuk itu petani sangat mengharapkan bantuan mesin pengering untuk mengatasi rendahnya harga GKP, tambahnya.

Terkait dengan permasalahan tersebut, Kementan mengharapkan Bulog segera menyerap gabah petani sesuai HPP. Masalah pengeringan tentu Bulog bisa mengatasi dengan menggunakan fasilitas yang dimiliki. Pemerintah harus hadir menyelamatkan margin yg diterima petani, agar terus termotivasi semangatnya untuk berproduksi.

Be the first to comment on "Curah Hujan Tinggi, Harga Gabah Turun"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*