Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Harga Batubara Membaik, Pemerintah Diminta Bijak Dalam Kelola Sumber Daya Alam

NavigasiNews – pemerintah diminta bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam (SDA) terutama yang tidak dapat diperbaharui seperti mineral dan batubara (minerba). Trend kembali melambungnya harga batubara di pasaran diperkirakan tidak berlangsung lama.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Regional Kalimantan di Banjarmasin, Harimhurty Gunawan, Rabu (8/2).

“Hasil tambang ini tidak dapat diperbaharui dan suatu saat batubara akan habis,sehingga perlu dipikirkan sejak awal bagaimana mengganti peran sektor pertambangan yang menguasai 80 persen pendapatan ekspor Kalsel,” ungkapnya.

Menurut data Bank Indonesia Kalsel, salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan ekonomi Kalsel adalah imbas dari anjloknya harga batubara di pasar global. Perekonomian Kalsel selama ini sangat bergantung pada produksi hasil tambang batubara dan minyak sawit (CPO). Anjloknya harga batubara dan CPO di pasar global menyebabkan melambatnya ekonomi Kalsel.

Bisnis batubara sempat mengalami masa kejayaan pada era 2000 hingga 2013. Setelah itu mengalami keterpurukan karena pengaruh harga pasar dunia dan baru pada pertengahan 2016 ini harga batubara kembali membaik. Harga batubara yang sempat mencapai harga terendah di kisaran US$50 per ton kini mulai membaik mencapai US$95, bahkan sempat di atas US$100 beberapa waktu lalu.

Kalsel merupakan daerah dengan produksi batubara terbesar nomor dua diIndonesia setelah Kaltim, dengan produksi batubara mencapai 163 juta ton pada 2013. Ekspor Kalsel 80 persennya diperoleh dari batubara. Demikian juga dengan tingkat ketergantungan Kalsel terhadap batubara pun terlihat dari besaran sharing PDRB dari sektor tambang sebesar 40 persen.

Imbas dari anjloknya harga batubara di pasar global menyebabkan pertumbuhan ekonomi Kalsel melambat dan tercatat hanya tumbuh 5,18 persen pada 2013 dan 4,78 persen hingga triwulan III 2014. Terus mengalami penurunan hingga 2016, bahkan BI hanya memprediksi pertumbuhan ekonomi Kalsel pada 2017 hanya pada kisaran 3,6 sampai 4 persen saja. Padahal pada 2012 pertumbuhan ekonomi Kalsel berada di atas 6 persen dan berada di atas rata-rata nasional 5,8 persen.

Be the first to comment on "Harga Batubara Membaik, Pemerintah Diminta Bijak Dalam Kelola Sumber Daya Alam"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*