Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Mantan Korlap GNPF-MUI, Munarman Jadi Tersangka

Munarman FPI

Navigasinews.com – Mantan kordinator lapangan GNPF-MUI, Munarman ditetapkan sebagai tersangka. Kepolisian Daerah Bali membeberkan bahwa kasus Munarman terkait dugaan fitnah terhadap petugas keamanan desa adat (pecalang).

“Diberitahukan, hasil gelar perkara yang dilaksanakan hari ini, diperoleh kesimpulan bahwa Saudara Munarman statusnya dinaikkan menjadi tersangka,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali AKBP Hengky Widjaja sebagaimana dilansir oleh kumparan.com, Selasa (7/2).

Hengky menjelaskan, lembaganya langsung mengirimkan surat panggilan ke Munarman. Surat dikirim ke markas FPI di Petamburan, Jakarta. Rencananya, penyidik Polda Bali memeriksa Munarman pada Jumat (10/2) di Ditreskrimsus Polda Bali.

Sebelum menyematkan status tersangka ke Munarman, polisi memeriksa Panglima FPI itu pada Senin (30/1). Keesokan harinya, polisi meningkatkan status penyelidikan kasus ke penyidikan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, Munarman akan dipanggil kembali dalam waktu dekat.

“Pemanggilan berikutnya sekitar 10 Februari, Munarman sebagai tersangka dan kami dari pihak tim penyidik akan memeriksa sebagaimana prosedurnya,” kata Petrus di Denpasar, Selasa (7/2).

Polda Bali, kata Petrus, sudah menyiapkan alat bukti cukup saat menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. Munarman sebelumnya sudah diperiksa pada 23 Januari 2017 di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali.

Pasal yang dikenakan untuk Munarman adalah UU ITE Pasal 28. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa setiap orang tanpa hak menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan kelompok masyarakat tertentu yang menyangkut suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Munarman dilaporkan oleh tokoh lintas agama di Bali karena dianggap menyebar fitnah. Munarman dalam sebuah cuplikan video yang bisa diunduh di Youtube mengatakan pecalang melempari rumah dan melarang umat Muslim shalat Jumat. Video tersebut berdurasi sekitar satu jam dan 24 menit dan diunggah oleh akun Markaz Syariah pada Juni 2016.

Dalam Video tersebut, Munarman menuding pecalang melempar rumah penduduk, dan melarang umat muslim melakukan salat Jumat.

Be the first to comment on "Mantan Korlap GNPF-MUI, Munarman Jadi Tersangka"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*