Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Latihan Paramiliter Berkedok Bela Negara Semakin Marak

ilustrasi

Navigasinews.com – Belakangan ini kegiatan berbagai kelompok untuk terlibat dalam kegiatan bela negara semakin marak. Pelatihan bela negara memang sebuah kewajiban dasar bagi setiap warga negara yang penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban kepada negara dan bangsa.

Namun sebenarnya, pelatihan bela negara diperlukan untuk pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan warga negara dalam menghadapi ancaman ketahanan negara. Kendati demikian, pelatihan bela negara seringkali diidentikkan dengan kegiatan paramiliter.

Seperti yang ditemukan oleh salah satu informan navigasinews.com berikut. Latihan paramiliter berkedok belan egara dilakukan oleh Laskar Pembela Islam dan Olah Raga bersama LPI (Laskar Pembela Islam) dan BATF (Badan Anti Teror Front) FPI. Kegiatan di Ikuti oleh kurang lebih 30 orang, dipimpin Habib.Abu Bakar Al-Atthas ( Wali Laskar Bogor Raya).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 5 Februari 2017 jam 06.00 WIB s/d 16.30 WIB, di lapangan Pos 1 Markas Syariah Megamendung Ds.Sukagalih, Kec.Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut sekaligus penjagaan Markas Syariah Megamendung. Kegiatan ini dihadiri oleh Habib Ye.M.Aljufri ( Ketua BATF Bogor Raya), Habib.Abu Bakar Al-Atthas ( Wali Laskar Bogor Raya), Ustad.Agus Bambang ( Juru Bicara Laskar Bogor Raya), Ustad.Subqi ( Sekertaris laskar Bogor Raya), Ustad.Salimudin (Bendahara Laskar Bogor Raya), Ustad.Zainal ( Qoid Laskar Cisarua), Ustad.Bunil (Qoid Laskar Megamendung), Mang Ating ( divisi Beladiri Laskar Bogor Raya), Ustad.Syaiful Falah ( Wakabid Hisbah DPC FPI Cileungsi), Ustad.Ari ( Waka.Danyon Laskar Bogor Raya).

Pelatihan paramiliter diawali dengan Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Teks Pancasila, Mars FPI dan Hymne FPI. Terlihat dari pantauan tim navigasinews.com, pelatihan tersebut diawali dengan pembekalan yang disampaikan oleh Ustadz Salahuddin Al Ayyubi (eks Napi ter Bom Atrium). Inti dari pembekalan tersebut adalah:

  1. Seorang Mujahid harus memiliki akhlak yang baik, ikutilah akhlak Rasulullah SAW semoga terbentuknya Forum ini adalah membawa kebaikan.
  2. Seorang Mujahid harus memiliki siasat perang yg baik dan jangan penakut, karena asli kalimat jihad adalah karena adanya amar Ma’ruf Nahi Mungkar, sehingga kalau penakut bisa takut mengusir kemungkaran dan mengajak kabaikan.
  3. Setelah proses pelatihan selesai akan dilanjutkan pembaiatan oleh Panglima FSI, Diko Nugraha

Setelah pembekalan dilakukan, para peserta diarahkan untuk mengikuti pelatihan baris berbaris, dan dasar beladiri. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pembekalan belajar memanah oleh Ustad.Syaiful Falah ( Wakabid Hisbah DPC FPI Cileungsi).

Kegiatan latihan memanah kepada seluruh calon anggota FSI yg dipimpin oleh Diko Nugraha (Panglima FSI). Sasaran dalam latihan panahan tersebut bertuliskan “CHINA” dan “AUSTRALIA” yg ditulis pada White Board diatas Target panahan.




Kegiatan pun ditutup dengan Pembaiatan oleh Wali Laskar Bogor Raya sekitar pukul 16:30 Sore.

Be the first to comment on "Latihan Paramiliter Berkedok Bela Negara Semakin Marak"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*