Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Kapolri Resmikan E-Policing di Sumut, Warga Tak Repot Lagi Lapor ke Polisi

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ketiga kanan) bersama Menpan RB Asman Abnur (kanan), Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (ketiga kiri), dan Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi (kedua kanan) menekan tombol tanda diluncurkannya aplikasi Polisi Kita Sumatera Utara, di Medan, Minggu (5/2).

Navigasinews.com – Layanan terbaru E-Policing resmi diluncurkan di Sumut. Aplikasi layanan terbaru ini merupakan terobosan Polri, untuk melayani publik berbasis online agar masyarakat tak perlu repot-repot melapor ke kantor polisi. Caranya sangat gampang, dengan mengunduh di playstore lalu memasukkan akun email pribadi agar akses langsung bisa diproses.
Kepala Kepolisian Republik In­donesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian meluncurkan aplikasi E-Policing sebagai inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik berbasis online dari pihak kepolisian Polda Sumut dan Polres jajaran di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (5/2) pagi.

Peresmian E-Policing yang ter­­akses di 33 Kabupaten/Kota serta 27 Polres, termasuk Polrestabes jajaran Polda Sumut oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian didampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari Instansi dan kementrian terkait seperti Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan), Asman Abnur, Gubernur Sumut T. Erry Nuradi dan WaliKota Medan, Dzulmi Eldin serta tokoh masyarakat dari berbagai elemen di Sumatera Utara.

Secara sistem pengoperasiannya, E-Policing nantinya berfungsi untuk memudahkan masyarakat da­lam menyampaikan laporan dan pe­­ngaduan, maupun informasi tanpa harus datang ke markas komando dengan mengakses aplikasi “Polisi Kita Sumatera Utara”.

Pada aplikasi tersebut berisi sejumlah konten layanan seperti Pe­ngaduan, informasi, respon cepat, tokoh masyarakat, call center, city guide, dan saber pungli yang siaga ditindaklanjuti oleh personel kepolisian yang bertugas di la­pangan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam kesempatan meresmikan sistem pelayanan publik melalui aplikasi tersebut menjelaskan, sistem E Policing (Polisi Kita Sumut) merupakan aplikasi yang sudah terintegrasi. Tito berharap inovasi tersebut mampu memberikan prubahan dalam proses pelayanan publik yang diberikan Polda Sumut kepada warga masyarakat di Sumut.

“Diciptakannya inovasi pelayanan publik dengan sistem online dari pihak kepolisian khususnya Polda Sumut melalui aplikasi “Polisi Kita Sumut” ini juga merupakan respon dari salah satu perintah Presiden RI, Joko Widodo dalam meningkatkan pelayanan publik. Sehingga pelayanan itu benar-benar dirasakan masyarakat khususnya dalam hal respon dan tindaklanjut pihak kepolisian dari laporan masyarakat,” ujar Tito.

Mantan Kepala BNPT tersebut berharap dengan adanya pro­­gram berbasis online, hal yang men­­dasar bagi personel polisi se­perti menindaklanjuti laporan ma­syarakat bisa direspon cepat. Salah satunya adalah dengan datang ke lokasi tempat kejadian (TKP), yang juga tersedia pada konten “Quick Respons” di aplikasi. Selain itu sebutnya, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor polisi un­tuk mengadukan atau membuat laporan.

“Tentu penggunaan sistem pelayanan publik berbasis online ini juga sebagai wujud upaya polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Jadi pelayanan yang diberikan Polri benar-benar dirasakan masyarakat Sumatera Utara dengan respon yang terakses di Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumut,” sebut Tito.

Tito mengungkapkan, penggunaan sistem E Policing juga diharap mampu mengurangi adanya pungutan liar yang dilakukan personel terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Sebab, hanya dengan aplikasi melalui handphone urusan dapat diselesaikan dengan tuntas.

“Sumut merupakan salah satu provinsi maju di Indonesia, Namun masih ada budaya negatif (pungli) yang biasa disebut Semua Urusan Mesti Uang Tunai. Dengan danya sistem pelayanan online ini bisa merubah paradigma itu menjadi Semua Urusan Mesti Harus Tuntas dengan pelayanan yang lebih transparan. Tidak ada lagi pungutan liar saat berada di lapangan,” kata Tito.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebutkan, E-Policing sudah terakses di 33 Kabupaten/Kota serta 27 Polres dan Polrestabes di jajaran Polda Sumut. “Dengan diluncurkannya aplikasi polisi kita Sumut ini diharapkan bisa memaksimalkan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang akurat, mudah, dan terjangkau selama 24 jam,” tegas Rycko.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan), Asman Abnur yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, penggunaan aplikasi tersebut merupakan implementasi dari program 100 hari kinerja Kapolri.

“Dorongan yang kuat untuk bergerak melakukan berbagai perubahan. Banyak yang ambil inisiatif untuk perubahan. Hari ini, menjadi contoh dan bukti bahwa ada perubahan ditubuh Polri,” ujar Asman.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bukti upaya Polri untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Dia bilang, iovasi yang diciptakan Polda Sumut ini merupakan terobosan sitem informasi yang dapat menyampaikan beragam persoalan hukum secara cepat. Dengan aplikasi ini masyarakat lebih mudah berintegrasi dengan Polri.

“Tentu fitur dan konten dalam aplikasi itu bisa memudahkan masyarakat untuk juga turut membantu kinerja Polri, harapannya penggunaan sistem ini kedepandapat terintegrasi lagi dengan menyatukan sistem informasi yang ada,” pungkas Asman.

Be the first to comment on "Kapolri Resmikan E-Policing di Sumut, Warga Tak Repot Lagi Lapor ke Polisi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*