Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Kawasan Industri Piyungan Mulai Dibangun

NavigasiNews – Pembangunan Kawasan Industri Piyungan (KIP) mulai dilakukan yang ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking di Dusun Cikal, Srimulyo, Piyungan, kemarin. Pembangunan tahap awal diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja antara 1.500 sampai 2.000 tenaga kerja.

Direktur PT Yogyakarta Isti Parama (YIP) Eddy Margo Ghozali selaku pengembang dan pengelola KIP menyampaikan industri yang akan dibangun di KIP memerlukan lahan seluas 335 hektare (ha) di dua desa, meliputi Desa Srimulyo dan Sitimulyo. Tahap awal, pembangunan dimulai di lahan seluas 100 ha di Desa Srimulyo, tahun ini baru berdirisatuindustripengemasan.

“Tahap awal ini kami fokus pada pembangunan satu pabrik ini dulu,” kata Eddy kemarin.

Menurut Eddy, kawasan industri itu diperkirakan mulai beroperasi pada Mei 2017 dengan tenaga kerja yang akan terserap antara 1.500 sampai 2.000 tenaga kerja. Pembukaan lowongan pekerjaan akan dilakukan paling lambat sebelum beroperasi. Kemudian bila industri itu berjalan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan KIP tahap kedua di atas lahan 235 ha.

“Target total tenaga kerja yang bisa terserap sebanyak 70.000 orang dan itu diharapkan merupakan warga sekitar,” kata Eddy.

Untuk mendidik masyarakat yang akan bekerja di KIP, kata Eddy, nantinya di kawasan tersebut akan didirikan pusat pelatihan tenaga kerja untuk menyiapkan tenaga terampil bagi perusahaan. Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono mengatakan, Kabupaten Bantul terbuka bagi investor yang masuk.

Bagi investor yang akan menanamkan sahamnya, Pemkab akan memfasilitasi kemudahan dalam pengurusan izin dan pencarian lokasi. Menurut Eddy, keberadaan industri bukan hanya masalah pembebasan lahan, izin, sarana fisik, dan investor. Namun yang tidak kalah pentingnya, yakni sikap dari masyarakat sekitar. Untuk itu, masyarakat diharapkan bisa bekerja sama dengan baik, tidak membuat kegaduhan atau gangguan sehingga proses pembangunan bisa berjalan baik.

“Kalau ada masalah, jangan langsung demo atau membuat kerusuhan, tapi harus duduk bersama, dicari penyelesaian dengan pikiran dingin,” kata Eddy.

Suharsono berharap, keberadaan pabrik bisa memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat Piyungan, khususnya dan Bantul pada umumnya. Eddy menegaskan, tenaga kerja yang akan bekerja di KIP, sebanyak 75% merupakan masyarakat sekitar.

Be the first to comment on "Kawasan Industri Piyungan Mulai Dibangun"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*