Sri Mulyani Mulai Bersiap Menjelang Kebijakan Ekonomi Trump

NavigasiNews – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, masih menunggu arah yang jelas dari kebijakan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke depan. Trump memang telah melangsungkan pidato pertamanya beberapa waktu lalu, namun hanya sedikit sisi ekonomi yang diutarakan.

Sri Mulyani menjelaskan, ekonomi AS besar pengaruhnya terhadap kondisi global. Kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah pasti memberikan efek, termasuk terhadap Indonesia. Bisa positif maupun negatif. Maka dari itu seluruh kemungkinannya harus dihitung.

Salah satu rencana yang cukup gencar disampaikan adalah tentang pemotongan tarif pajak. Trump merasa cara tersebut mampu mendorong perekonomian AS lebih cepat, walaupun risikonya adalah penerimaan negara AS berkurang.

Dengan belanja yang agresif, artinya pemerintah AS harus menarik utang cukup besar dibandingkan biasanya. Atas kebijakan fiskal tersebut, nantinya akan berpengaruh terhadap kondisi moneter. Terutama penetapan suku bunga acuan AS, di samping juga mempertimbangkan data inflasi dan tenaga kerja.

“Jadi lihat bagaimana nett effect-nya lah di antara dua sisi policy-nya pemerintah AS dan pesannya adalah bahwa dari sisi domestik mereka akan menggunakan keseluruhan instrumen fiskalnya untuk ekspansi. Tapi berarti kebijakan moneternya akan menetralisir,” ujarnya.

“Karena kalau dilihat dari datanya, dari sisi tenaga kerja maupun dari capacity produksi, kalau digenjot lebih cepat lagi, berarti ekspektasi terhadap inflasi akan meningkat. Oleh karena itu kita bisa mengantisipasi kebijakan moneternya yang mencoba menetralisir,” tegas Sri Mulyani.

Be the first to comment on "Sri Mulyani Mulai Bersiap Menjelang Kebijakan Ekonomi Trump"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*