Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Ketua KPPU : Harga Motor Matic Harusnya Dibawah Rp. 15 Juta

NavigasiNews – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mensinyalir PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Motor Indonesia (YMI) diduga melakukan praktik kartel sepeda motor matik 110-125 cc. Hal ini usai pihaknya mendapat bukti dokumen surat elektronik di mana kedua perusahaan melakukan komunikasi mengenai harga.

 

Ketua KPPU, Syarkawi Rauf mengatakan, harga sepeda motor matik yang dijual oleh pabrikan asal Jepang tersebut seharusnya berada di bawah Rp 15 juta.”Karena ongkos produksi itu hanya Rp 7,5 sampai Rp 8,5 juta-an per unit, kemudian ditambah ongkos lain, kira-kira harganya sekitar Rp 12,6 juta per unit, tapi di pasaran dijual di atas 15 juta,” ujar Syarkawi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/7).

Menurutnya, harga yang dijual jauh di atas harga wajar dan ini memang hanya bisa dilakukan oleh pasar yang memonopoli. Tercatat, AHM dan YMI menguasai pangsa sepeda motor Tanah Air sebanyak 97 persen.

“Nah ini yang akan kita buktikan apakah harga yang sangat tinggi itu mengindikasikan perilaku atau praktik persaingan yang tidak sehat,” kata dia.

“Kalau terbukti kan ada aturan lain, sanksinya itu denda Rp 25 miliar, di samping itu kita kan pikir sanksi lain. Silakan saja dibantah nanti kita akan uji di persidangan. Ini kemarin persidangan sudah selesai untuk LDP (Laporan Dugaan Pelanggaran), nanti sidang lanjutannya tanggal 26 Juli, kita akan mendengarkan sanggahan resmi dari saksi dan terlapor,” tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini rata-rata harga sepeda motor matik Honda berada di kisaran Rp 15 juta – 19 juta. Hanya matik jenis Vario yang bermesin 150 cc saja dijual dengan harga di atas Rp 20 juta. Sementara motor matik Yamaha juga dijual di kisaran Rp 15 juta-Rp 18 juta.

Be the first to comment on "Ketua KPPU : Harga Motor Matic Harusnya Dibawah Rp. 15 Juta"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*