Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Bawaslu Fokus Cegah Pelanggaran Pilkada

Ketua Bawaslu DKI Jakarta saat dimintai keterangan oleh beberapa media

navigasi – Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta memfokuskan sosialisasi “Sosialisasi kami fokus di tiga hal. Pertama, sosialisasi partisipasi masyarakat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan pelanggaran. Kedua, sosialisasi dugaan  pelanggaran politik uang. Terakhir, sosialisasi dugaan pelanggaran black campaign,” kata Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti , Kamis (29/12).

Mimah mengklaim lembaganya telah melakukan sosialisasi tiga hal tersebut sejak awal masa kampanye. Namun, sosialisasi ditingkatkan jelang kampanye memasuki Januari dan Februari 2017.

Selain sosialisasi tiga hal tersebut, Bawaslu DKI juga mengimbau agar peserta Pilkada tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye rapat umum, yang rencananya dilakukan di dua bulan terakhir masa kampanye.

“Ya, kami ingatkan terus semua tim kampanye untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye,” katanya.

KPU DKI memberi kesempatan peserta pilkada untuk melakukan rapat umum maksimal dua kali pada Januari dan Februari mendatang. Namun, rapat umum tidak bersifat wajib dilakukan oleh ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ibu kota.

Sumarno berkata, meskipun cagub dan cawagub diizinkan untuk tidak menyelenggarakan rapat umum, namun KPU DKI mewajibkan mereka mengikuti acara debat terbuka.

Dia menambahkan, ada sanksi yang akan diberikan pada cagub dan cawagub jika tidak mengikuti debat terbuka nanti. Sanksinya, kata Sumarno, penayangan iklan kampanye akan ditiadakan

Be the first to comment on "Bawaslu Fokus Cegah Pelanggaran Pilkada"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*