Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Polisi gagalkan perang geng motor di Sukabumi

Foto Ilustrasi Geng Motor

Navigasinews – Polres Sukabumi menyita bom molotov dari 12 pemuda yang rencananya akan digunakan untuk perkelahian antargeng motor di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Ada tiga unit bom molotov yang kami sita dari tangan anggota geng motor tersebut yang rencananya akan digunakan saat perang antargeng di Kampung Marinjung Tengan, Desa Karangpapak,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Ngajib, di Sukabumi kemarin, seperti dikutip dari Antara.

Rencana perkelahian antargeng ini diketahui dari laporan masyarakat yang menyebutkan sudah ada dua kubu massa yang mayoritas pemuda dan remaja yang siap saling serang pada Minggu atau bertepatan dengan Hari Raya Natal.

Polisi yang bertugas di Polsek Cisolok dan Polres Sukabumi yang tidak ingin kecolongan langsung bergerak ke lokasi dan berhasil menyita barang bukti bom molotov, kayu, plat besi, cakram besi yang diikat dengan ikat pinggang, pisau dan gergaji kayu.

Selain itu, juga menangkap 12 orang yang mayoritas masih berstatus pelajar dan mahasiswa. Lebih lanjut, polisi juga menangkap seorang provotor bernisial TAM (24) anggota geng motor XTC yang merupakan pembuat bom molotov dan inisiator perang.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membuat bom tersebut untuk mengantisipasi adanya penyerangan dari geng motor Brigez Bojongkopo, Kecamatan Simpenan yang informasinya sudah berkumpul dan hendak menyerang XTC.

“Kami masih mengembangkan kasus ini dan menyiagakan anggota untuk antisipasi adanya pertikaian antargeng motor tersebut. Sementara, para tersangka sedang dimintai keterangan,” tambah Ngajib.

Pada penggagalan kasus rencana perang antargenk motor ini, pemuda yang ditankap bernisial Kri (18), RA (15), RS (18), MF (13), AB (16), Dli (16), SS (16), AS (18), RA (20), SR (21), dan Adm (20).

Be the first to comment on "Polisi gagalkan perang geng motor di Sukabumi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*