Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Penggerebekan Teroris di Tengah Waduk Jatiluhur, Tanda Keseriusan Polri

Foto: Ilustrasi penjahat bersenjata atau terorist.

Navigasinews – Tim Densus 88 Antiteror kembali menyergap terduga teroris yang sedianya akan melancarkan aksinya pada malam pergantian tahun. Dalam penyergapan tersebut, 2 terduga teroris tewas saat hendak melawan petugas.

Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, membenarkan bila Densus 88 Antiteror telah menangkap dan menembak terduga teroris. Ada empat pelaku. Dua di antaranya ditangkap hidup dan dua lagi terpaksa ditembak mati.

“Yang ditembak mati, mereka melakukan perlawanan kepada petugas,” ujarnya.

Dua teroris yang ditangkap hidup itu masing-masing Rijal alias Abu Arham (29 tahun) dan Ivan Rahmat Syarif (28 tahun), warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Sedangkan dua yang ditembak mati, yaitu Abu Sovi alias Abu Azis alias Mas Brow, warga Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung. Serta, Abu Faiz warja Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Keempatnya dkduga merupakan jaringan teroris Bahrun Naim yang terafiliasi dengan ISIS. Saat ini, polisi masih menyelediki kaitan mereka yang bersembunyi di rumah apung Waduk Jatiluhur. Apakah mereka akan meledakan Bendungan Jatiluhur atau bukan, motifnya masih belum diketahui.

“Yang jelas, kami menemukan surat bahwa mereka akan menjadi ‘pengantin’ pengeboman,” Terang Anton.

Drama menegangkan tersebut menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Berikut kronologi penangkapan tersebut:

Minggu, 25 Desember 2016

11.30 WIB

Bertempat di Desa Karang Layung, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tim Densus 88 menangkap 2 terduga teroris atas nama Rijal dan Ivan. Keduanya merupakan warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Saat itu, keduanya berusaha melawan petugas menggunakan pisau tetapi berhasil dilumpuhkan.

12.30 WIB

Dua terduga teroris itu lalu menyebut masih ada 2 rekan lainnya yang bersembunyi di kolam apung Waduk Jatiluhur. Tim Densus pun bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan Sat Polair Polres Purwakarta Polda Jawa Barat.

Setelah diberikan peringatan sebanyak 5 kali, terduga teroris diperintahkan untuk menyerahkan diri. Namun 1 orang terduga teroris atas nama Abu Faiz keluar dengan membawa golok untuk menyerang petugas dan berhasil dilumpuhkan hingga tewas di tempat.

Kemudian 1 orang teroris lainnya juga melakukan perlawanan terhadap petugas dengan menggunakan golok dan dilumpuhkan dengan di tembak di tempat. Teroris atas nama Abu Sofi itu juga tewas di tempat.

13.00 WIB

Untuk saat ini, pihak Polres Purwakarta sedang melakukan olah tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan tim penjinak bom Polda Jawa Barat.

Be the first to comment on "Penggerebekan Teroris di Tengah Waduk Jatiluhur, Tanda Keseriusan Polri"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*