Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Akom sebut jabatan itu amanah dan tak perlu disesali

Foto: Mantan Ketua DPR RI, Ade Komarudin (Akom).

Navigasinews – Mantan Ketua DPR RI, Ade Komarudin atau Akom mengaku tidak ada masalah dengan pemberhentian terhadap dirinya. Akom sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPR dan diganti oleh Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar.
“Jabatan itu amanah, kalau diambil silakan, karena datang juga tiba-tiba. Jangan disesali. Maka saya sampaikan saya tidak masalah dengan pencopotan itu. Mau direkayasakan seperti apapun, rakyat punya nurani,” kata Akom saat jumpa pers dalam rangka refleksi 2016 dan pandangan 2017, Jakarta, Minggu (25/12).

Akom juga membantah fitnah yang dilayangkan pada dirinya antara lain uang Rp 100 miliar di Munas Golkar. Dia juga menampik jadi penyebab terhambatnya pengesahan UU Tax Amnesty.

“Semiga yang fitnah itu disadarkan Tuhan,” ujarnya santai.

Politisi Golkar itu juga mengatakan kalau pemberhentian dirinya merupakan warna dari karier politiknya yang sudah dimulai sejak 1997.

“Seperti yang diketahui saya ora opo-opo,” ungkapnya.

Sebelumnya Akom telah diberhentikan dari jabatan Ketua DPR lantaran sanksi akumulatif, yakni sanksi ringan dan sedang, yang menyeret dirinya.

Dua kasus tersebut yakni perkara persetujuan rapat sembilan perusahan BUMN melakukan rapat dengan Komisi XI DPR tanpa sepengetahuan Komisi VI DPR yang merupakan mitra kerja perusahaan BUMN itu. Serta, laporan empat orang anggota baleg karena diduga melanggar kode etik dewan dengan mengulur waktu dalam pembahasan RUU Pertembakauan.

Be the first to comment on "Akom sebut jabatan itu amanah dan tak perlu disesali"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*