Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Keluar dari Lapas, Rio Cappela Akan Kembali ke Politik

Foto: Rio Patrice Rio Capella

NavigasiNews – Patrice Rio Capella, mantan Sekjen Partai Nasdem, mengaku akan kembali ke dunia politik setelah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. Ia akan kembali ke Partai Nasdem, partai yang didirikannya dan dibesarkannya bersama Surya Paloh.

Sekedar mengingat, Rio mengundurkan diri dari Partai Nasdem setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkannya sebagai tersangka. Sekedar mengingat Rio terjerat kasus yang ditangani KPK terkait dengan dugaan penerimaan gratifikasi soal proses penanganan perkara bantuan sosial di Provinsi Sumatra Utara.

Adapun kasus yang diduga melibatkan Gubernur Sumatra Utara non aktif, Gatot Pujo Nugoroho itu ditangani pihak Kejaksaan Agung. Rio dituding menerima uang sebesar Rp 200 juta untuk mengamankan perkara tersebut. Gatot dan istrinya, Evy Susanti, menyerahkan, uang sebesar Rp 200 juta kepada Rio, melalui Fransisca Insani Rahesti.

“Saya keluar dari sini tentu akan berjuang lagi. Nasdem itu bagian dari saya, pendirinya dan ketua umum pertama saya dan kemarin saya
menjadi sekjen sebelum ada peristiwa ini,” kata Rio kepada wartawan di Jalan Laswi, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis (22/12/2016).

Namun, Rio mengaku akan bertemu dan berkonsultasi Surya Paloh terlebih dulu selaku Ketua Umum Partai Nasdem. Selain itu, ia ingin
menyampaikan peristiwa politik dan peristiwan lainnya sebelum kasus hukum menjeratnya.

“Ada untold stroy yang akan saya sampaikan. Hal yang saya alami ketidakadilan dan peristwa sebelum jadi tersangka akan saya ceritakan
juga,” kata Rio.

Kembalinya ke dunia politik, kata Rio, bukan tanpa alasan. Ia mengaku jika dunia politik merupakan hal yang digandrunginya sejak kecil. Ia memang bercita-cita memperjuangkan hak bangsa Indonesia melalui jalur politik.

“Dunia politik tidak akan saya tinggalkan, ada hal yang saya ingin perjuangkan melalui politik,” kata Rio.

Salah satu hal yang ingin diperjuangkannya melalui jalur politik, kata Rio, masih terjadinya ketidakadilan dalam penegakkan hukum. Kasus korupsi misalnya, ia menilai, tidak semua terpidana kasus itu melakukan korupsi yang sebenarnya.

“Di dalam (lapas) itu belum tentu salah, dan yang di luar belum semuanya benar. Kita semua tahu perampok negara ini siaspa. Kenapa
yang dikejar remeh-temeh, kenapa kepala desa yang tidak melakukan kesalahannya ditangkap. Itu tidak ada apa2-apanya dengan kasus BLBI yang kerugian negaranyta triliunan rupiah,” kata Rio.

Kendati begitu, kata Rio, memperjuangkan hal tersebut tidak bisa dilakukannya sendiri. Perbaikan terhadap sistem itu harus
diperjuangkan secara bersama-sama, baik melalui jalur politik atau melalui cara lainnya. “Perjuangan terakhir kita berdoa kalau semua
upaya sudah dilakukan,” kata Rio.

Be the first to comment on "Keluar dari Lapas, Rio Cappela Akan Kembali ke Politik"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*