Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Suami Ineke Koesherawati Terancam Hukuman Tambahan

ilustrasi tim KPK menunjukkan barang bukti temuan

NavigasiNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan, Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah terancam hukuman lebih berat bila tidak kooperatif dengan penegak hukum.

“Kalau FD tidak kooperatif terkait dengan hukuman tambahan atau pasal tambahan ada hakim yang mempertimbangkannya nanti,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin, 19 Desember 2016.

Untuk itu, Febri berharap suami dari artis Inneke Koesherawati  yang diketahui berada di luar negeri dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Deputi Informasi Hukum dan Kerja Sama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi, segera menyerahkan diri.

“Kalau yang bersangkutan bekerja sama pada penegak hukum segera menyerahkan diri ke KPK,” kata Febri.

Dalam kasus ini, penyidik KPK telah menetapkan empat orang tersangka yaitu Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla, Eko Susilo Hadi, Direktur Utama  PT Melati Technofo Indonesia (MTI), Fahmi Darmawansyah serta dua pegawainya Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus. Tiga di antaranya sudah ditahan di Rutan yang berbeda, sementara Fahmi masih buron hingga saat ini.

Be the first to comment on "Suami Ineke Koesherawati Terancam Hukuman Tambahan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*