Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Politikus PKS Mangkir dari Panggilan KPK

Jubir KPK, Febri Diansyah (Foto: Antara)

NavigasiNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia terkait pengusutan kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Yudi akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Komisaris PT Cahaya Mas, So Kok Seng.

Namun, surat panggilan sebagai saksi itu tak digubris oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. Pasalnya, dirinya mangkir tanpa adanya konfirmasi yang jelas kepada KPK.

“Yudi tidak datang. Hingga kini belum diperoleh konfirmasi terkait ketidakhadiran tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (19/12/2016).

KPK ditenggarai mulai mengusut peran Yudi dalam kasus suap proyek jalan yang sudah menjerat tiga koleganya di Komisi V.

Sebelumnya, rumah pribadi Yudi di Cimahi, Jawa Barat, sudah digeledah penyidik KPK.

Yudi hari ini dipanggil penyidik KPK bersamaan dengan koleganya di Komisi V, Musa Zainuddin dari Fraksi PKB dan Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara dan Layanan Pengadaan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR, Sumito. Ketiganya memang diperiksa untuk tersangka Aseng.

Seperti diketahui, Komisaris PT Cahaya Mas, So Kok Seng alias Aseng telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Penetapan itu sendiri merupakan pengembangan dalam kasus dugaan suap proyek jalan milik Kementerian PUPR tahun anggaran 2016.

Di kasus ini sendiri, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka, tiga di antaranya adalah Anggota Komisi V DPR.

Mereka yakni, Damayanti Wisnu Putranti dari Fraksi PDIP, Budi Supriyanto dari Fraksi Golkar, dan Andi Taufan Tiro dari Fraksi PAN.

Ketiganya diduga menerima fee hingga miliaran rupiah dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Sementara tersangka lainnya, yakni Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary, Abdul Khoir, serta dua rekan Damayanti, Dessy A. Edwin dan Julia Prasetyarini.

Be the first to comment on "Politikus PKS Mangkir dari Panggilan KPK"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*