Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Buni Yani Diagendakan Baca kesimpulan pada Persidangan Pra Peradilan

Pengacara Buni Yani , Aldwin Rahadian

NavigasNews – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan yang diajukan tersangka kasus penyebaran informasi berbau SARA, Buni Yani, hari ini. Kuasa hukum Buni dan pihak termohon, Polda Metro Jaya, akan membacakan kesimpulan persidangan yang telah digelar sejak Selasa 13 Desember itu.

“Hari ini agendanya kesimpulan, baik dari pemohon maupun termohon. Tergantung hakim nanti bagaimana. Kalau kesimpulan bisa kita serahkan dalam bentuk berkas, kita tidak usah bacakan lagi,” kata kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Senin (19/12/2016).

Aldwin menjelaskan, dalam kesimpulan pihaknya memasukkan keterangan ahli bahasa pada sidang sebelumnya. Menurut Aldwin, saksi ahli yang dihadirkan pihaknya maupun Polda Metro, telah meringankan kliennya.

“Buat pemohon, menganggap banyak hal yang menguntungkan dan dianggap meringankan karena kesaksian ahli pemohon dan termohon memperkuat apa yang menjadi permohonan kami,” jelas Aldwin.

Aldwin mengklaim, bukti yang digunakan penyidik Polda Metro tidak kuat untuk menjerat kliennya menjadi tersangka. Kalimat yang diposting Buni dalam keterangan video di akun Facebook-nya tidak mengandung unsur pidana.

“Bahwa dari sisi alat bukti itu tidak relevan, seperti saksi ahli bahasa baik itu dari termohon maupun pemohon menyatakan bahwa apa yang diposting Buni Yani bukan transkrip. Itu hanya kutipan dan pendapat pribadi,” pungkas Aldwin.

Sebelumnya, tersangka kasus pencemaran nama baik dan penghasutan berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) ini mengklaim memiliki bukti penetapan tersangka terhadap dirinya cacat hukum. Buni tak terima dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan hukuman di atas enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.

Gugatan praperadilan Buni ditujukan kepada Kapolri cq Kapolda Metro Jaya dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan nomor registrasi 147/Pid.Prap/2016 PN Jakarta Selatan terkait penetapan status tersangka atas kasus dugaan penyebaran informasi yang mengundang provokasi dan berbau SARA.

Persidangan yang sedianya digelar di ruang sidang utama pukul 10.00 WIB, hingga pukul 11.03 WIB belum juga dimulai.

Be the first to comment on "Buni Yani Diagendakan Baca kesimpulan pada Persidangan Pra Peradilan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*