Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Media Sosial Merupakan Pilar Kelima Demokrasi

Ilustrasi penyebaran informasi melalui media sosial

Navigasinews- Media Sosial sebagai manifestasi kemajuan dunia teknologi dan informasi disebut-sebut sebagai pilar kelima demokrasi Indonesia, setelah pers yang lebih dulu diakui sebagai pilar keempat demokrasi. Hal itu dikatakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti.

Niken mengatakan, media sosial sudah menjadi salah satu instrumen kehidupan bangsa Indonesia. Media sosial juga dinilai memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat. Hal itu diungkapkan Niken dalam acara Coffee Morning Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) di Auditorium Adhyana, Wisma Antara, Jakarta pada Jumat (16/12/2016).

“Media Sosial telah menjadi instrumen yang paling berpengaruh dalam kehidupan warga,”. Uharnya.

Melalui Media Sosial, lanjut Niken, informasi dapat tersebar dengan cepat, tepat, dan praktis. Bahkan, saking cepatnya informasi tersebar melalui media sosial, masyarakat seolah terbanjiri oleh informasi. Ia berharap, dengan melimpahnya informasi yang tersedia di media sosial, masyarakat dapat memilah antara informasi yang faktual dan Hoax atau informasi yang tidak sesuai fakta.

“Misalnya, sepuluh berita yang bisa disiarkan langsung oleh 90 orang tanpa melihat sumbernya. Terkadang di tengah hiruk pikuk informasi, masyarakat tidak bisa membedakan mana informasi yang benar dan yang menyesatkan,” sebutnya.

Kemenkominfo melalui Dirjend Informasi dan Komunikasi Publik berharap, jika Media Sosial dapat bermanfaat, khususnya dalam hal-hal yang positif, dalam menyampaikan berita yang informatif, mendidik, dan mencerahkan masyarakat.(GS)

Be the first to comment on "Media Sosial Merupakan Pilar Kelima Demokrasi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*