Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Rapat Paripurna DPR Bahas Perjanjian RI dan Singapura

Sidang Paripurna DPR RI

Navigasinews- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tengah melakukan Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II Periode Sidang 2016-2017. Beberapa Rancangan Undang-undang dikabarkan akan disahkan menjadi Undang-undang.

Rancangan Undang-undang tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Singapura tentang Penetapan Garis Batas Laut wilayah kedua negara di bagian timur selat Singapura.

Dalam perjanjian tersebut terdapat beberapa poin penting terkait kejelasan, kepastian dan kelengkapan batas wilayah Republik Indonesia dengan Singapura. Ratifikasi RUU tentang perbatasan wilayah perairan ini dapat memperkuat upaya Indonesia dalam menjaga kedaulatan, pertahanan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republiks Indonesia.

“Apakah disetujui ?,” tanya Fahri Hamzah selaku pimpinan Sidang.

“Setuju,” Jawab anggota fraksi-fraksi.

Selanjutnya, DPR juga dikabarkan akan mengesahkan Rancangan Undang-undang tentang Jasa Konstruksi.

“Kami tanya kan kembali apakah RUU jasa konstruksi bisa disahkan jadi UU ?,” tanya Fahri lagi.

Rapat paripurna pun dilanjutkan dengan laporan Komisi III DPR mengenai proses pembahasan calon hakim Ad Hoc hubungan industrial di Mahkamah Agung. Serta, laporan Komisi XI soal hasil pembahasan calon deputi gubernur Bank Indonesia.

Kemudian, menjelang berakhirnya rapat Paripurna, anggota Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka mengajukan interupsi guna meminta kesempatan berdiskusi terkait apa yang dibahas dalam rapat Paripurna DPR.

“Saya juga memohon waktu untuk berembug terkait apa-apa yang disampaikan, di luar ada penyuluh sedang menunggu keputusan DPR dan sudah disampaikan UU revisi yang diharmonisasi baleg untuk disahkan sebagai inisiatif DPR sehingga bisa dibahas di masa sidang berikutnya.‎ Kami meminta diskor untuk meminta bantuan persetujuan,” Pinta Reike.

Setelah masa skorsing sidang selama 20 menit yang diajukan Rieke, Rapat Paripurna diakhiri dengan Pidato Ketua DPR Setya Novanto sekaligus menutup masa Persidangan II periode 2016-2017. (GS)

 

Be the first to comment on "Rapat Paripurna DPR Bahas Perjanjian RI dan Singapura"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*