Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

BI Prediksi Ekonomi Papua Akan Tumbuh 6,1-6,5 Persen di Tahun 2017

Ilustrasi Kota Jayapura

NavigasiNews – Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Papua pada 2017 relatif moderat dan berada pada kisaran 6,1 persen – 6,5 persen dengan kecendrungan bias atas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Joko Supratikto dalam keterangannya pada Rabu (14/12) sore menyebutkan, salah satu faktor pendorong perekonomian adalah produksi tambang diasumsikan akan kembali normal pascakerusakan mesin produksi salah satu pelaku tambang dominan yang terjadi pada semester I tahun 2016.

“Di sisi lain, faktor penghambat pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah izin ekspor yang akan berakhir pada Januari 2017 yang berpotensi mempengaruhi kinerja pertambangan,” jelasnya.

Di tengah lambatnya pemulihan perekonomian global yang berpotensi mempengaruhi kinerja perekonomian nasional, pertumbuhan ekonomi Papua masih dapat tumbuh positif, di mana pada triwulan III 2016, ekonomi Papua tumbuh signifikan sebesar 20,65 persen. Namun demikian jika dicermati lebih dalam, tingginya angka pertumbuhan ekonomi Papua tersebut tidak terlepas dari sektor tambang yang tumbuh 42,25 persen.

“Ada tiga potensi ekonomi yang perlu dioptimalkan untuk menopang ketahanan ekonomi baik nasional maupun daerah,” ucap Joko.

Potensi pertama, kepercayaan dan keyakinan yang tinggi dari pelaku ekonomi terhadap pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya. Potensi kedua yang mengemuka dan perlu mendapat catatan khusus tahun 2016 adalah sumber pembiayaan ekonomi hasil dari program pengampunan pajak. Lalu potensi ketiga adalah potensi teknologi digital yang berkembang pesat.

 

Be the first to comment on "BI Prediksi Ekonomi Papua Akan Tumbuh 6,1-6,5 Persen di Tahun 2017"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*