Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Kekerasan Anak Kembali Terjadi, Mendikbud Perintahkan Upaya Pencegahan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy

Navigasinews- Kekerasan terhadap anak kembali  marak terjadi di daerah-daerah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memerintahkan jajarannya untuk turun tangan melakukan pencegahan terhadap setiap aksi teror yang kerap menghantui anak-anak Indonesia.

Mendikbud Muhadjir sangat menyayangkan atas aksi-aksi teror  yang terjadi kepada anak, seperti kekerasan penikaman siswa di SDN (Sekolah Dasar Negeri) 1 Sabu Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Penyayatan siswi SDN di Yogyakarta, hingga pelemparan bom molotov di Samarinda yang menewaskan satu anak kecil.

“Saya sangat menyayangkan dan beruntun. Di Yogya, Lamongan, Bandung juga,” ungkap Muhadjir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Muhadjir menilai, rentetan peristiwa teror kepada anak yang terjadi di berbagai daerah merupakan kebetulan tanpa kesengajaan. Namun, ia tetap menekankan agar sinergitas antara pemerintah dan masyarakat tetap terjaga guna menanggulangi berbagai aksi teror yang terjadi. Ia menegaskan, kekerasan terhadap anak merupakan kejahatan kemanusiaan yang cukup serius,

“Kasus-kasus seperti itu saya harap jangan terjadi lagi tapi kan sulit dihindari karena kita mengendalikan 152 ribu sekolah dengan 49 juta murid, itu kan pekerjaan yang tidak kecil,” ujar Muhadjir.

“Jadi kalau ada kasus seperti itu secara presentase tidak seberapa. Tapi kan ini menyangkut manusia,” sambungnya.

Kemendikbud memandang upaya pencegahan yang harus dilakukan terhadap anak-anak berada di tangan daerah, karena itu merupakan bagian dari otonomi daerah. Maka, Muhadjir meminta setiap Dinas Pendidikan untuk melakukan langkah-langkah preventif untuk melindungi anak-anak.

“Pendidikan sebagian besar kan sudah di tangan daerah karena bagian dari otda. Jadi akses Kemendikbud tidak cukup leluasa. Kita tidak punya aparat di daerah yang punya tugas langsung untuk melakukan itu,” papar dia.

Kemendikbud hanya bisa melakukan tindakan melalui Kepala Dinas Pendidikan. Dari pusat, Kemendikbud juga sudah mendelegasikan perwakilannya untuk menangani masalah aksi-aksi teror tersebut.(GS)

 

Be the first to comment on "Kekerasan Anak Kembali Terjadi, Mendikbud Perintahkan Upaya Pencegahan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*