Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Akuntable, DKPP Beberkan Jumlah Aduan Pelanggaran Pemilu Tahun 2016

Jimly Asshidqie

Navigasinews- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan laporan kinerja dalam satu tahun. Dalam laporannya, Ketua DKPP Jimly Asshidqie mengungkap bahwa ada 302 aduan pelanggaran Pemilu yang diterima DKPP sepanjang tahun 2016. Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya. Selain kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) , laporan tersebut dibuka kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab publik.

“Ini adalah bentuk tanggungjawab publik dari DKPP selama satu tahun jadi kita memberi laporan tidak hanya ke DPR tapi ke forum terbuka seperti ini. DKPP tidak terlibat dalam proses tahapan tapi penting kedudukannya untuk KPU dan Bawaslu bekerja profesional,” kata Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie.

Pemaparan ini disampaikan dalam acara DKPP Outlook 2017: Evaluasi dan Proyeksi di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016). Acara tersebut juga dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro, dan Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman.

Sesuai data dari DKPP, sejak pertama berdirinya lembaga tersebut pada 12 Juni 2012, sebanyak 2.346 aduan Pemilu sudah masuk ke DKPP. Untuk periode 2016, tercatat hanya sebanyak 302 aduan yang masuk. Jumlah  ini menurun dibanding dengan aduan-aduang Pemilu yang diterima tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2015, DKPP menerima sebanyak 478 aduan dan pada tahun 2014, sebanyak 879 aduan yang diterima lembaga tersebut. Melimpahnya aduan pada 2014 dikarenakan banyaknya jumlah Pemilu yang diselenggarakan seperti Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

Sepanjang 2016, ada 150 perkara yang disidangkan dan 113 putusan. Totalnya, ada 584 orang penyelenggara Pemilu yang jadi terlapor/teradu.

Jimly berharap, keberadaan DKPP dapat berkontribusi baik bagi pembangunan sistem Pemilu yang memiliki integritas.

“Kita berharap keberadaan DKPP melengkapi impian kita membangun suatu sistem berintegritas. Kita berharap sudah 4 tahun DKPP besar pengaruhnya sehingga penyelenggaraan pemilihan umum menjadi core bisnis yang berintegritas,” ungkap Jimly. (GS)

 

Be the first to comment on "Akuntable, DKPP Beberkan Jumlah Aduan Pelanggaran Pemilu Tahun 2016"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*