Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Surat Edaran Presiden Bentuk Transparansi Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki

Navigasinews- Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi kepada seluruh anggota menteri Kabinet Kerja dan Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian diketahui telah beredar di kalangan wartawan media. Surat yang berisi arahan presiden itu beredar setelah diupload ke media sosial.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki membenarkan adanya surat edaran tersebut. Menurutnya, surat edaran Presiden itu disampaikan oleh Presiden Jokowi sebagai peringatan kepada jajarannya, agar setiap menteri tidak memanfaatkan pengaruh kedudukannya untuk kepentingan atau keuntungan pribadi maupun kelompok.

Teten mengatakan, peringatan yang tertuang dalam surat edaran Presiden tersebut merupakan komitmen Pemerintah Jokowi untuk menjalankan pemerintahan yang tranparan dan bersih dari korupsi.

“Beliau bukan hanya memberikan imbauan, tapi dalam ini menjadi role model bagi pemerintahan beliau (menteri) tidak mengambil keuntungan ekonomi dalam dari pemerintahan ini,” jelas Teten di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (30/11/2016).

Meski presiden adalah seorang pebisnis, kata Teten, namun dia ingin menunjukkan bahwa antara jabatan dan kepentingan pribadi tidak dicampuradukkan. Hal ini perlu diingatkan agar tak terjadi konflik kepentingan dalam menjalankan tugas.

“Jadi bagi kami imbauan tauladan termasuk arahan-arahan beliau semua menteri harus mematuhinya,” kata Teten

“(Surat arahan) itu kan bagian dari nawacita,” sambungnya.(GS)

Be the first to comment on "Surat Edaran Presiden Bentuk Transparansi Pemerintah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*