Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Pertamina Usul Kenaikkan Harga Solar, ESDM: Kami Sedang Mempertimbangkannya

Ilustrasi Kenaikkan BBM

Navigasinews- PT. Pertamina (Persero) Indonesia mengusulkan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar pada tahun 2017 yang akan datang. Usulan tersebut diajukan Pertamina karena melihat adanya potensi kenaikkan harga minyak dunia.

Harga minyak dunia mulai merangkak naik paska kesepakatan organisasi negara-negara produsen minyak untuk memangkas produksi hingga 1,2 juta barel per hari (bph). Sebanyak 10 negara produsen minyak non OPEC, salah satunya Rusia, sepakat menurunkan produksi sebesar 500 ribu barel per hari.

Kesepakatan tersebut berdampak pada penguatan harga minyak dunia. Tercatat, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik dari US$ 2,28/barel menjadi US$ 53,78/barel. Sedangkan harga minyak jenis Brent naik dari US$ 2,29/barel menjadi 56,62/barel.

Mengacu pada harga minyak dunia, maka PT Pertamina (Persero) mengusulkan kenaikan harga solar bersubsidi sebesar Rp 500/liter pada periode 1 Januari-31 Maret 2017.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Setyorini Tri Hutami mengatakan, pihak kementerian ESDM sedang mempertimbangkan usulan kenaikkan harga BBM dari Pertamina tersebut.

“Kita sedang hitung, nanti tunggu tanggal mainnya,” katanya dalam acara Pertamina Energy Forum 2016 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Rini menambahkan, harga minyak dunia memang sedang dalam tren kenaikan. Namun, perlu berbagai pertimbangan untuk menetapkan kenaikan harga BBM subsidi. Keputusan final akan diambil oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.

“Trennya memang naik, tapi nanti Menteri ESDM yang memutuskan,” pungkasnya.(GS)

Be the first to comment on "Pertamina Usul Kenaikkan Harga Solar, ESDM: Kami Sedang Mempertimbangkannya"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*