Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Berkunjung Ke Poso, Mentan Amran Takjub Dengan Pertumbuhan Produksi Padi di Daerah

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja

Navigasinews- Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan blusukan ke Poso Pesisir, Kabupateng Poso, Sulawesi Tenggara. Dalam kunjungan kerjanya, Mentan Amran Sulaiman menyempatkan diri berkunjung ke tempat penggilingan padi yang sekaligus gudang penyimpanan beras dan melakukan interaksi dengan masyarakat, khususnya petani padi.

Salah satu warga penduduk bernama Ramlan menyampaikan, harga beras saat ini dijual di pasaran dengan harga Rp 8.000/liter turun dari harga sebelumnya yakni Rp 9.000/liter, sementara di penggilingan harga penjualan beras masih di harga Rp 7.300/liter. Harga itu disebabkan oleh peningkatan jumlah produksi padi di kawasan tersebut sehingga dapat menekan inflasi.

“Harga Rp 7.300 di sini di pasar Rp 8.000, dulu Rp 9.500 sekarang itu menekan inflasi,” kata Mentan di lokasi pada Selasa (13/12/2016).

Produksi padi di kawasan tempat tinggalnya, lanjut warga Ramlan, mencapai 100 ton per 6 bulan, meningkat dua kali lipat dari tahun 2014 lalu yang panennya hanya  mencapai 50 ton. Meningkatnya produksi padi di daerahnya dikarenakan beberapa bantuan benih dan bibit yang disalurkan pemerintah.

Sementara Mentan menjelaskan, selain penyaluran bantuan benih dan bibit, pemotongan rantai pasar dan semangat berkebun para petani meskipun dalam tantangan cuaca kering di Poso juga ikut mempengaruhi peningkatan produksi padi.

“Karena produksi membaik kemudian rantai pasar itu dipotong. Ini paceklik tapi bisa meningkat produksinya karena kita tanam terus,” pungkasnya.

Amran menyebut sebelum ia menjabat bantuan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara hanya mencapai Rp 309 miliar, tetapi kini meningkat menjadi 860 miliar. Pengaruh bantuan tersebut dinilai mampu menaikkan jumlah produksi beras di Sulteng 4 persen dari sebelumnya 1 juta ton. (GS)

Be the first to comment on "Berkunjung Ke Poso, Mentan Amran Takjub Dengan Pertumbuhan Produksi Padi di Daerah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*