Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Cabai Asal China Ramai Dibahas, Wakil Ketua MPR Berikan Peringatan

Wakil Ketua MPR Mahyudin

Navigasinews- Tanaman atau bibit cabai asal China yang meresahkan masyarakat Indonesia akhir-akhir ini, menjadi sorotan tajam media-media di Indonesia, hampir seluruh media massa Nasional ikut memberitakan perkara penanaman bibit cabai yang mengandung virus berbahaya tersebut.

Tanaman cabai ‘berbahaya’ asal China itu diyakini dapat merusak tumbuhan yang berada di sekitarnya. Seperti yang diwartakan sebelumnya, tanaman yang dimaksud dapat menyebarkan virus Erwinia Chrysanthemi yang mengakibatkan turunnya tingkat produktivitas tanaman lain.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Mahyudin mengatakan, Indonesia terkadang kurang ‘awas’ dalam kebijakan pengawasan barang yang masuk ke dalam negeri.

“Kita kurang aman dibanding negara seperti Australia dan Selandia Baru. Kalau kita berkunjung ke kedua negara tersebut akan ditanya macam-macam,” katanya, Sabtu (10/12/2016)

Mahyudin memperingatkan, jika kasus penanaman cabai ‘berbahaya’ asal China tersebut, merupakan pukulan bagi kebijakan Indonesia dalam mengawas barang-barang luar yang masuk ke dalam negeri. Apalagi, penanam cabai ‘berbahaya’ itu ternyata bukan masyarakat pribumi, melainkan orang asing.

Masalah ini, lanjut Mahyudin, harus segera diselesaikan agar virus perusak yang dihasilkan tanaman tersebut tidak menyebar dan merugikan petani nasional.

Ia juga menganjurkan pihak imigrasi untuk segera menindak oknum asing yang menyalahgunakan kunjungannya ke Indonesia dengan mendeportasi empat Warga Negara Asing (WNA) asal China yang diduga menanam bibit cabai berkandungan virus membahayakan.(GS)

 

 

Be the first to comment on "Cabai Asal China Ramai Dibahas, Wakil Ketua MPR Berikan Peringatan"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*