Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Benih Cabai Asal China Dimusnahkan, Ini Bahayanya Bagi Tanaman Cabai Indonesia

Tanaman cabai merah yang rusak

Navigasinews- Badan Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno Hatta melakukan pemusnahan terhadap bibit tanaman cabai asal china setelah menemukan adanya kandungan berbahaya yang dapat ditimbulkan tanaman cabai tersebut.

Menurut petugas BKKP Bandara Soekarno Hatta, tanaman cabai asal China tersebut dinilai sangat berbahaya. Karena, dapat mengganggu produktivitas tanaman cabai yang berada di sekitarnya melalui penularan penyakit yang ditularkan melalui udara, serangga, dan bahkan manusia. Sehingga dimungkinkan dapat berdampak kepada tidak adanya pertumbuhan tanaman ataupun produktivitas tanaman cabai di sekitar wilayah yang ditanami bibit tanaman tersebut.

Maka, berdasarkan surat tugas bernomor 1233/TU.040/K.4/XII/2016, BBKP yang dipimpin oleh Ir. Idham, M.Si serta didampingi pihak Kepolisian  Sektor Sukamakmur dan aparat Desa Sukadamai, melakukan penyisiran di wilayah sekitar lahan penanaman guna mencabut dan mengamankan bibit tanaman cabai yang dimaksud. Dikhawatirkan, tanaman itu masih beredar di lingkungan masyarakat.

Operasi penyisiran yang dilakukan BBKP Soetta dengan kerjasama aparat setempat pada Selasa 6 Desember 2016 itu, mengamankan beberapa benih tanaman yang diduga mengandung bakteri berbahaya, diantara lain benih cabai 1,2 kg, benih cabai warna merah 0,31 kg, benih tanaman/cabai 0,01 kg, benih bawang daun 5kg, dan benih sawi hijau 10 gr. Penyisiran tersebut juga mengamankan media pembawa  Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa tanaman cabai berumur 45 hari sebanyak 190 karung, dan tanaman cabai yang dipersemaian berumur  39 hari sebanyak  10 karung.

Barang temuan yang diperoleh dari lahan pertanian tersebut kemudian dimusnahkan di Balai Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Jakatrta, Kamis (8/12/2016).

“Pada hari Kamis tanggal 08 Desember 2016, Petugas dari Balai Karantina Pertanian Bandara Soetta telah melakukan pemusnahan bibit cabai yang disita dari lahan pertanian cabai di Desa Sukadamai Kec. Sukamakmur Kab.Bogor, di Balai Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta Jakarta,” berikut keterangan dari data yang diperoleh Navigasinews.

Sementara itu, Tim Auditorial dari Insperktorat Jendral Kementerian Pertanian memberikan rekomendasi kepada Unit Pengelola Teknis (UPT) Pertanian Jonggol untuk kembali menyisir dan memusnahkan bibit cabai berbahaya yang dimungkinkan masih ditanam masyarakat di rumah atau di tempat lain. Upaya ini diinisiasi guna mencegah tersebarnya virus Erwinia Chrysanthemi yang bisa membahayakan tanaman cabai di Indonesia.(GS)

Be the first to comment on "Benih Cabai Asal China Dimusnahkan, Ini Bahayanya Bagi Tanaman Cabai Indonesia"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*