Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Kebebasan Pers, Bagir Manan: Kebebasan Ada Batasnya, Jangan Gagal Paham

Mantan Ketua Dewan Pers, Prof. Bagir Manan

Navigasinews- Prof. Bagir Manan, mantan Ketua Dewan Pers Republik Indonesia mengingatkan bahwa kebebasan pers seharusnya lebih mengedepankan asas manfaat bagi khalayak masyarakat dan memperhatikan aturan yang berlaku.

Bagir Manan menekankan agar setiap Pers (pewarta berita/jurnalis) tidak salah dalam memahami soal kebebasan pers atau keterbukaan publik.

“Terbuka itu suatu azas dalam masyarakat yang demokratis ya, tetapi keterbukaan itu baru bermanfaat kalau ada ketertiban,” ujar Bagir di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).

Setiap pihak yang terlibat aktif dalam dunia jurnalisme seharusnya memahami betul setiap jengkal batas yang berlaku dalam tugasnya menyampaikan informasi yang bebas dan terbuka. Batasan itulah yang seharusnya menjadi ‘rambu lalu-lintasnya’ penyampaian informasi, lanjut Bagir.

“Karena itu keterbukaan ada batasnya, kebebasan musti ada batasnya, tapi tidak boleh hanya karena atas nama kebebasan, atas nama keterbukaan, kita tidak mengenal batas,” kata Bagir.

Bagir kemudian mencontohkan, jika setiap aktivis jurnalisme gagal memahami makna kebebasan pers dan keterbukaan publik, serta tidak mengindahkan segala batasan serta aturan dalam melakukan penyampaian informasi, maka itu akan berdampak buruk bagi masyarakat.

“Kebebasan tanpa batas akan melahirkan anarki, kalau sudah anarki, ya kita tidak dapat apa-apa,” tegas Bagir.

Dampaknya, pers sendiri yang akan merasakan akibat yang ditimbulkan dari anarkisme tersebut, sebagai buah yang dituainya setelah menanam informasi-informasi yang tidak sesuai aturan dan batasan etis pers yang berlaku.

“Malah kita akan jadi korban aja ya, karena kita tidak punya kekuatan apa-apa untuk melawan anarki,” tandas Bagir.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara forum rembuk media bertajuk ‘Etika dan Live Report Persidangan Ahok’ yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo (Stanley), dan sejumlah anggota dewan pers lainnya, serta sejumlah petinggi media televisi. (GS)

Be the first to comment on "Kebebasan Pers, Bagir Manan: Kebebasan Ada Batasnya, Jangan Gagal Paham"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*