Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Ramai Ajakan Boikot, Saham Sari Roti Melemah

Produk Sari Roti

NAVIGASINEWS – Ramai diperbincangkan di media sosial tentang boikot Sari Roti pasca pernyataan perseroan terkait Aksi 212, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) melemah. Namun, pengamat menilai pelemahan tersebut hanya dinamika biasa di lantai bursa.

Hingga jeda siang perdagangan bursa, saham Nippon Indosari melemah 0,33 persen ke level Rp1.515 per lembar. Namun sejak awal perdagangan, saham Nippon Indosari terpantau terus melemah dan sempat turun hingga 1,35 persen ke level Rp1.500 per lembar.

Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto mengatakan pelemahan saham Nippon Indosari tersebut hanyalah dinamika semata. Ia menilai, apa yang dilakukan oleh perusahaan sudah baik demi menjaga independensi dan kualitas produk.

“Saya rasa biasa saja sih. Sebelum ada isu boikot, apa yang dilakukan perusahaan tepat karena menjaga independensi dan kualitas. Bisa saja, roti-roti yang gratis itu sudah kadaluarsa, jadi perusahaan menyatakan itu di luar kebijakan.”

“Sayangnya, masyarakat kita ini masih sensitif terkait hal-hal SARA. Tapi perlu diketahui, Sari Roti ini masih menjadi penguasa pasar,” jelas David seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (7/12).

Lebih lanjut David menjelaskan, aksi boikot tersebut sebenarnya tidak bisa dengan mudah dilaksanakan. Pasalnya, Sari Roti memiliki jarigan pemasaran yang luas dengan penetrasi yang cukup dalam. Apalagi, perusahaan memiliki kerja sama strategis dengan ritel Indomaret karena merupakan afiliasi.

“Apalagi dia jaringannya Indomaret. Sekarang kalau kita sedang lapar dan ingin makan roti di saat darurat ya hanya ada Sari Roti di Indomaret,” jelasnya.

Be the first to comment on "Ramai Ajakan Boikot, Saham Sari Roti Melemah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*