Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Mantan Panitera Pengganti PN Jakut, Layangkan Praperadilan Kepada 12 Lembaga Negara

Mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri jakarta Utara, Rohadi. Setelah menghadiri persidangan perkara suap

Navigasinews—  Mantan panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi, melayangkan tuntutan keadilan yang dilayangkannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihak Rohadi yang mengatasnamakan Wahyu Widiyati (Istri Rohadi) menuntut dilaksanakannya praperadilan agar status tersangka yang disandangnya dapat ditinjau keabsahannya.

Rohadi merupakan bekas panitera yang didakwa dalam kasus dugaan suap untuk mempengaruhi keputusan pengadilan atas perkara pelecehan seksual yang melibatkan penyanyi dangdut, Saipul Jamil.

Tak tanggung, tuntutan tersebut diajukannya pada 12 lembaga Negara. Diantaranya yaitu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Komisi Yudisial (KY), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Menteri Hukum dan HAM, Ketua Pengadilan Tindak Pidana korupsi (Tipikor) Jakarta, dan Ketua Pengadilan Tipikor Bandung.

Tonin Tachta Singarimbun, kuasa hukum terdakwa menjelaskan, tuntutan praperadilan yang diajukan pada sejumlah lembaga Negara bertujuan untuk memperjelas alasan pengadilan menjadikannya tersangka. Belakangan, kuasa hukum Rohadi mempertanyakan kedudukan hukum Rohadi sebagai Panitera Pengganti, bukan Panitera Pengadilan.

“Semua pihak turut termohon berkaitan dengan kepentingan Rohadi sebagai panitera pengganti. Apa betul jabatan Rohadi termasuk penyelenggara negara atau bukan,” kata Tonin, Rabu (7/12)

Dalam salah satu pokok permohonannya, Tonin menyebutkan bahwa panitera pengganti bukan termasuk penyelenggara negara. Sementara dalam pasal 11 UU 30/2002 Tentang KPK disebutkan bahwa KPK berwenang menyelidiki, menyidik, dan menuntut tipikor yang melibatkan aparat penegak hukum dan penyelenggara negara. Pada aturan tersebut dijelaskan bahwa penyelenggara negara meliputi gubernur, hakim, termasuk penyidik, dan panitera pengadilan.

“Sedangkan Rohadi sesuai pekerjaannya hanya panitera pengganti, bukan panitera pengadilan, sehingga dia tidak termasuk penyelenggara negara,” pungkasnya.

Be the first to comment on "Mantan Panitera Pengganti PN Jakut, Layangkan Praperadilan Kepada 12 Lembaga Negara"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*