Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

KAHMI Sebut Aksi 2 Desember Berlebihan, Apa Manfaatnya Salat Jumat di Jalan?

Navigasinews – Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa Shalat Jumat di Jalan Sudirman dan Thamrin yang direncakanan oleh GNPF-MUI pada 2 Desember mendatang adalah sesuatu berlebihan.

“Menurut saya berlebihan, apa manfaatnya Shalat Jumat di jalan? Kalau bid’ah pun sebenarnya tidak tepat konteksnya, ini kan masalah muamalah, dalam muamalah termasuk sosial politik,” ujar Mahfud MD di sela perlombaan Academic Constitusional Drafting di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016).

Mahfud MD menambahkan dalam Islam memiliki asas kemanfaatan. Mantan Ketua MK tersebut juga mengatakan sebaiknya tidak perlu dilakukan jika memang tidak memiliki manfaat.

“Shalat di jalan memang pernah dilakukan tetapi kalau dalam situasi darurat. Tetapi secara yuridis tidak dilarang untuk melakukan unjuk rasa, dan kalau ada makar harus ditangkap,” sambung Mahfud MD.

Mahfud MD menyampaikan dalam proses penegakan hukum, masyarakat perlu bersabar. Hal ini karena ada beberapa proses yang harus dilalui.

“Yang penting hukum tegak, aparat tidak boleh bermain. Untuk imbauan lebih baik tidak diadakan demo itu, tapi jika merasa penting ya silakan, tetapi kan saat demo 4 November kemarin saya rasa sudah mencapai 2 target yaitu Ahok menjadi tersangka dan aspirasi yang disampaikan pendemo sudah tercapai,” jelasnya.

Selain itu, Mahfud mengatakan secara resmi KAHMI tidak mengikuti demo 2 Desember mendatang. Tetapi dia mengatakan akan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

“Secara resmi tidak ikut. KAHMI juga di sisi lain kan beragam, ada yang pendukung Ahok, pendukung Agus, dan pendukung Anies,” papar Mahfud MD.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengeluarkan maklumat pelarangan aksi Shalat Jumat di jalan protokol tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan, aksi demo tidak dilarang sepanjang tidak dilakukan di tempat-tempat umum.

“Informasi yang didapat, para pengunjuk rasa akan melaksanakan Shalat Jumat di sepanjang Sudirman-Thamrin itu tidak akan kita berikan, Shalat ada tempatnya, di masjid,” ujar Iriawan, Senin (21/11) lalu.

Be the first to comment on "KAHMI Sebut Aksi 2 Desember Berlebihan, Apa Manfaatnya Salat Jumat di Jalan?"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*