Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Lepas Aktivis HMI, Polisi Tetap Cari Provokator Ricuh 411

Sebahagian massa Himpunan Mahasiswa Islam dalam aksi bela islam 411 [Foto: Lapmi]

Navigasinews – Polda Metro Jaya baru saja menangguhkan penahanan aktivis HMI yang sempat ditangkap pasca rusuh 4 November. Polisi diminta tetap mencari provokator ricuh tersebut.

“Kapolri memang perlu lebih ekstra hati-hati ke depan dengan mengedepankan sikap adil, tegas dan menjunjung tinggi asas equity before the law,” kata Ketua PP Muhammadiyah bidang hukum, Busyro Muqoddas dalam pernyataanya, Kamis (17/11/2016).

Menurut Busyro, dengan azaz keadilan memang polisi perlu menangguhkan penahanan para aktivis HMI tersebut. Akan tetapi pemeriksaan terhadap mereka juga tetap perlu dilakukan.

“Dalam konteks Ahok yang memicu demo masif itu, telah berdampak pada pemahaman aktivis HMI. Agar adil maka Kapolri segera perintahkan lepaskan status tahanan pada mereka, sambil meneruskan pemeriksaannya dan terus mengembangkan pemeriksan terhadap provokatornya,” ujar Busyro.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengabulkan permohonan penangguhan penahanan 4 kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Keempatnya dikenakan wajib lapor.

Sebelumnya keempat kader HMI bersama Sekjen HMI Amijaya Halim ditangkap di beberapa lokasi berbeda, atas dugaan Pasal 214 jo 212 KUHP karena melawan perintah pejabat yang sedang bertugas pada saat pengamanan demo 4 November lalu.

Sumber: Detik

Be the first to comment on "Lepas Aktivis HMI, Polisi Tetap Cari Provokator Ricuh 411"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*