Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Di Semarang Jokowi Bahas Investasi Bersama PM Singapura

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo didampingi Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong

Navigasinews – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo didampingi Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong meresmikan Kawasan Industri Kendal, senin kemarin (14/11) di Kawasan Industri Kendal Kecamatan Kaliwungu dan Sebagian Brangsong. Dalam sambutannya, Jokowi menekankan pentingnya kehadiran kawasan industri yakni salah satunya harus bermanfaat untuk rakyat.

“Saya ingin meminta komitmen dari para investor bahwa keberadaan Kawasan Industri Kendal ini harus membawa manfaat bagi rakyat, saya ulangi, harus membawa manfaat bagi rakyat terutama rakyat di Kendal dan Jawa Tengah,” ujar Jokowi, dalam penutup sambutannya di Kendal, Jawa Tengah,” tandas mantan Wali kota Surakarta tersebut.

Kawasan Industri Kendal menurut Presiden ketujuh tersebut telah dijadikan sebagai kawasan industri prioritas di Indonsia. “Pemerintah Indonesia terus mendorong investasi dalam kawasan industri, menghilangkan hambatan dalam pengembangan proyek, mendukung dan memberikan solusi atas pembangunan infrastruktur serta penyediaan lahan. Untuk mendukung kawasan industri, pemerintah akan terus menjamin tersedianya lima infrastruktur yaitu energi listrik dan gas, sumberdaya air, sanitasi, ketersediaan sumberdaya mannusia dan teknologi,” ujar Jokowi.

Menurutnya pembangunan perekonomian dan infrastruktur akan mendukung pembangunan wilayah dan masyarakat di sekitarnya. Presiden tetap akan mendorong pembangunan jalan tol koridor Pemalang, batang dan semarang untuk segera diselesaikan. Jokowi meminta investor untuk tidak perlu ragu berinvestasi di Kawasan Industri Kendal dalam bidang fashion industry, furniture, food industry, smart industry, manufacturing serta jenis industri lainnya.

Dalam peresmian KIK tersebut Presiden Jokowi dan PM Lee Hsien Loong menekan sirene tanda diresmikannnya Kawasan Industri Kendal selanjutnya keduanya menandatangani Kerjasama pembangunan KIK. Juga dilakukan penandatanganan komitmen 18 investor Kawasan Industri Kendal.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke salah satu pabrik yang sudah jadi yakni industri furniture kapal, Jokowi dan Lee Hsien Loong berbicara akrab dan melihat dari dekat sebuah produk furniture bahkan sampai berdiri di dalamnya.

Dalam penjelasannya kepada para awak media Jokowi tampak bersemangat dalam menjabarkan tentang ikon baru kerja sama Indonesia dan Singapura ini. Dalam pejelasannya tersebut Presdiden Jokowi didampingi Mensesneg Prof. Dr. Pratikno, Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si.

“Kita harapkan KIK ( Kawasan Industri Kendal ) ini akan menyerap lebih dari 500.000 tenaga kerja. Ini yang kita harapkan nantinya perputaran uang di Kendal dan sekitarnya serta Jawa Tengah bisa bergerak naik pertumbuhan ekonominya,” jabar Jokowi.

Kawasan Industri Kendal direncanakan dibangun seluas 2.700 hektar. Untuk saat ini telah terbangun 830 hektar. Jokowi menargetkan paling lambat 3,5 tahun lagi kawasan ini beroperasi seratus persen. Nantinya akan ada pembagian klaster di kawasan ini.

Be the first to comment on "Di Semarang Jokowi Bahas Investasi Bersama PM Singapura"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*