Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Dari 20 Saksi, Tidak Ada Nama Syekh Amr Wardani dalam Gelar Perkara Kasus Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Navigasinews – Mabes Polri membantah kabar kedatangan saksi ahli dari mesir atas nama Syekh Amr Wardani untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Agus Rianto menerangkan memang masih ada beberapa saksi yang masih diperiksa yaitu dari Muhammadiyah. Tapi tidak ada saksi ahli dari Mesir yang didatangkan untuk beri keterangan terkait kasus penistaan agama.

“Sudah saya cari ternyata tidak ada (saksi ahli dari Mesir),” ujar Agus melalui pesan singkat, Jakarta, Senin (14/11/2016).

(Baca Juga: Amr Wardani Ke Indonesia Untuk Ceramah Bukan Saksi Ahli)

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Boy Rafli Amar mengungkapkan bahwa setidaknya sudah ada 20 saksi yang diundang hadir dalam gelar perkara kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai terlapor akan digelar selasa (15/11/2016) pukul 10:00 WIB.

“Sudah ada 20 saksi ahli diundang ke Mabes Polri,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri kepada wartawan usai upacara HUT ke-71 Korps Brimob di lapangan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat (14/11/2016).

Saksi ahli yang diundang, kata Boy, terdiri dari 3 bidang kompetensi ilmu. Keahlian mereka antara lain di bidang: agama, bahasa dan pidana. “Hanya tiga itu, dari Majelis Ulama Indonesia ahli agama,” kata Boy.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa dalam gelar perkara tersebut para pelapor dan saksi ahli dari pihak pelapor dan terlapor akan dihadirkan. Begitu pula dengan ahli dari penyidik.

“Kami undang tapi boleh datang atau boleh tidak,” ujar Tito di Markas Korps Brigade Mobil, Depok, Senin, 14 November 2016.

Tito menyebut Ombudsman dan Komisi Kepolisian Nasional akan turut mengawal proses gelar perkara. “Pihak netral seperti Ombudsman dan Kompolnas tidak hanya akan berbicara, melainkan akan mengawasi,” katanya.

Tito menegaskan, setelah gelar perkara tersebut selesai, tim penyelidik akan menyimpulkan kasus ini bisa ditingkatkan ke penyidikan atau tidak. Kesimpulan itu akan disampaikan Rabu atau Kamis mendatang.

Diketahui bahwa kasus ini digelar berdasarkan Laporan sebelas orang atas tuduhan penodaan agama oleh Basuki Tjaja Purnama (Ahok) ketika berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Belakangan, pernyataan Ahok itu dipermasalahkan, misalnya unjuk rasa pada 4 November 2016 yang menuntut Ahok dihukum atas ucapannya.

Be the first to comment on "Dari 20 Saksi, Tidak Ada Nama Syekh Amr Wardani dalam Gelar Perkara Kasus Ahok"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*