Panglima TNI: Kalau Demo 4 November Anarkis, Lindungi Rakyatmu

Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengecek pasukan dalam apel akbar di Lapangan Monas, Jakarta (Foto: Okezone)

Navigasinews – Setelah Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan instruksi dalam apel kesiapsiagaan pengamanan Pilkada Serentak 2017, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ikut memberikan arahan‎ kepada 4.000 pasukan yang mengikuti apel besar di lapangan Monas, Jakarta Pusat.

“Ini tugas mulia karena menjaga masyarakat untuk bisa melaksanakan pesta demokrasi. Walaupun dalam kondisi yang sulit, kita harus pastikan Indonesia tetap aman dan damai,” ujar Gatot Nurmantyo, Rabu (2/10/2016).

Gatot mengingatkan agar personel TNI membantu tugas-tugas kepolisian dalam mengamankan Pilkada 2017, termasuk demonstrasi pada 4 November 2016. Demo harus berjalan tertib dan aman.

“‎Kalau meningkat menjadi anarkis dan radikal yang kamu lindungi adalah rakyat Indonesia di mana pun itu berada yang terkena dampak. Jadi jangan ragu-ragu apabila telah sesuai dengan prosedur,” tegas Gatot.

Menurut Gatot, sesuai perintah Presiden sebagai panglima tertinggi TNI, prajurit diharapkan sebagai perekat kemajemukan, persatuan dan kesatuan. Presiden juga berpesan agar TNI dan Polri menjaga kebhinnekaan agar tidak ada ideologi yang memecah belah dan merusak kesatuan bangsa.

“Terkait 4 November, tugas kalian bersama kepolisian menjaga agar demonstran bisa tenang dan nyaman menyampaikan aspirasinya. Tetapi apabila demonstrasi meningkat menjadi anarkis radikal, yang kamu lindungi adalah rakyatmu. Selamat bertugas, selamat berjuang,” tutup Panglima TNI.

Sumber: Okezone

Be the first to comment on "Panglima TNI: Kalau Demo 4 November Anarkis, Lindungi Rakyatmu"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*