Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Tinjau Pelabuhan El Say Maumere, Menhub Minta Pemda Majukan Komoditas Daerah

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi Disambut Secara Adat Saat Kunjungan kerjanya ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Navigasinews – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melanjutkan kunjungan kerjanya ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Budi akan meninjau Pelabuhan El Say di kota ini.

Pesawat King Air B-200-GT yang ditumpangi Menhub Budi mendarat sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menjalani penyambutan secara adat, rombongan langsung menuju ke Pelabuhan El Say.

Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit perjalanan dengan menggunakan mobil untuk menuju ke lokasi. Tiba di lokasi, Budi menerima laporan pembangunan dermaga yang sudah dimulai.

Menurutnya, dermaga tersebut akan ditambah panjangnya hingga 100 meter. Hal ini dilakukan karena pelabuhan ini menjadi gerbang bagi Pulau Flores.

“Ini ada satu pelabuhan, dan Maumere ini gerbang dari Pulau Flores. Di sini punya kedalaman yang baik. Kita akan bangun dermaga sepanjang 60 meter. Kemudian akan diteruskan menjadi 100 meter,” ujar Menhub Budi di Pelabuhan El Say, Sikka, NTT, Sabtu (29/10/2016).

Budi menambahkan, spesialisasi ini dilakukan karena Pelabuhan El Say akan dikhususkan sebagai pelabuhan bongkar muat barang. Berbeda dengan pelabuhan di Labuan Bajo yang diperuntukkan sebagai pelabuhan wisata.

Ia melihat ada keseriusan dari Pemda Sikka dalam mengembangkan pelabuhan ini. Namun, ia mengharapkan Pemda dapat mengembangkan komoditas lokal. Sehingga dengan adanya tol laut, akan dapat membawa komoditas tersebut ke kota lainnya.

“Flores akan maju, Pemda bertekad memajukan itu. Keseriusan pemda kita hargai. Yang paling penting, kalau ada tol laut, apa barang lokal yang bisa dibawa. Supaya tidak hanya barang datang ke sini tapi juga bisa bawa barang ke luar,” tutur Budi.

Wakil Bupati Sikka yang ada di lokasi yang sama mengatakan, daerahnya mempunyai komoditas cokelat, kacang mete dan ikan.

Budi pun meminta pemda mendata barang apa saja yang bisa menjadi komoditas. Dengan begitu, tambahnya, Maumere dapat lebih dikenal karena tidak ‘goyangannya’ saja.

“Kita akan ke Maumere. Kita akan observasi di sana. Jadi Maumere jangan hanya terkenal ‘goyangnya’ saja. (Ekonomi) makronya akan kita lihat. Kalau dia punya ikan atau jagung. Karena di NTT kan kering. Jadi harus punya produk tertentu,” ujar Budi sebelumnya di Kupang, NTT.

Turut ikut dalam rombongan Menhub ini ialah Dirjen Perhubungan Laut Tonny Budiono, Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha Pelindo III Rahmat Satria dan Direktur Bandara Yudhi Sari Sitompul.

Tiba di Bandara Frans Seda, Menhub disambut oleh Wakil Bupati Paulus Nong Susar dan Dandim Sikka Letkol Inf Abdullah Jamali.

Sumber: Detik.com

Be the first to comment on "Tinjau Pelabuhan El Say Maumere, Menhub Minta Pemda Majukan Komoditas Daerah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*