Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

PBNU Imbau Kasus Ahok Dipercayakan pada Aparat

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj dalam Suatu Kesepatan Beberapa waktu Lalu

Navigasinews – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau semua pihak untuk mempercayakan penyelesaian kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia negara hukum, bukan sak karepe dewe (semaunya sendiri). Hukum kita percayakan kepada polisi, kita hanya mendorong,” ucap Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj.

Meski begitu, Said Aqil juga mendorong aparat untuk melakukan tindakan dan langkah sesuai prosedur hukum dan perundangan yang berlaku terhadap kasus Ahok. Tujuannya agar rasa keadilan masyarakat dapat memenuhi.

“Upaya ini harus segera ditempuh agar dapat membantu menurunkan eskalasi sehingga dapat menghindarkan suatu pengadilan publik yang cenderung menimbulkan kegaduhan dan anarki,” ujarnya menyikapi perkembangan terkini yang dipicu pernyataan Ahok tersebut.

Said Aqil juga meminta semua pihak untuk bersikap dewasa dalam menyikapi kasus ini. Khusus para tokoh yang menjadi panutan umat diminta turut mendinginkan suasana, bukan sebaliknya.

“Saya minta tokoh agama, politisi, khotib shalat Jumat jangan memprovokasi. Khotbah menyebarkan kebencian menurut Imam Syafii tidak sah,” lanjutnya.

Seluruh pengurus NU dan warga NU diminta untuk proaktif turut menenangkan situasi, menjaga agar suasana yang aman dan damai tetap terpelihara dan tidak ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan provokasi dan hasutan.

Selain itu, PBNU juga melarang penggunaan simbol-simbol NU untuk tujuan-tujuan di luar kepentingan sebagaimana menjadi keputusan jamiyyah NU, termasuk dalam rencana unjuk rasa 4 November mendatang. “Kalau ada yang bawa atribut NU maka itu bukan NU, kami sudah melarang,” tandasnya.

Sumber: ANTARA

Be the first to comment on "PBNU Imbau Kasus Ahok Dipercayakan pada Aparat"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*