Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Gerakan Sosial Bentuk Antisipasi Tindak Kriminalisasi

Suasana diskusi dengan tema Anti Kriminalisasi digelar di hotel Bumi Asih, Kota Pangkalpinang, Selasa (30/8/2016)

Navigasinews – Masyarakat mesti peka terhadap persoalan sosial termasuk persoalan penyimpangan hukum oleh oknum aparat penegak hukum.

Bahkan jika masyarakat memang mengetahui adanya tindak kriminalisasi terhadap seseorang namun diduga dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum, hendaknya masyarakat melakukan gerakan sosial,

“Gerakan sosial sangat perlu dilakukan sebab dikhawatirkan akan terjadi kriminalisasi kepada siapa pun. Seperti halnya kasus Abang Faisal saat ini masih dalam proses hukum,” kata alumni Lembaga Bantuan Hukum (LBH Jakarta),

Maruli Tua Rajagukguk SH selaku narasumber saat mengisi acara diskusi yang mengangkat tema Anti Kriminalisasi digelar di hotel Bumi Asih, Kota Pangkalpinang, Selasa (30/8/2016).

Oleh karenanya menurut ia dalam mengantisipasi terjadinya tindak kriminalisasi itu hendaknya masyarakat pun dapat emperkuat pengawasan pada setiap lembaga penegak hukum di wilayahnya masing-masing.

Selain itu ditegaskanya gerakan sosial pun perlud ditindak lanjuti dengan cara melakukan penindakan tegas terhadap aparat penegak hukum yang menyalahgunakan kewenangan.

“Serta senantiasa melakukan konsolidasi untuk melahirkan gerakan sosial itu.

Jadi tidak boleh kompromi terhadap ketidak adilan dan jangan pernah menyerah atas kriminalisasi di Bangka Belitung,” tegasnya.

Sumber: Tribunnews.com

Be the first to comment on "Gerakan Sosial Bentuk Antisipasi Tindak Kriminalisasi"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*