Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Pemangkasan Anggaran Bakal Ganggu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

ilustrasi: perhitungan dan penyusunan anggaran

Navigasinews – Pemangkasan anggaran pemerintah pusat akan berdampak signifikan bagi daerah dalam pelaksanaan percepatan pembangunan. Kebijakan ini akan mempengaruhi banyak sektor dan mengganggu pertumbuhan ekonomi di daerah akibat berkurangnya investasi pemerintah daerah. Demikian dikatakan anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar, Sabtu kemarin.

Politisi PPP itu mengatakan, pemerintah pusat memangkas anggaran belanja mencapai Rp 133,8 triliun, terdiri dari anggaran belanja kementerian, lembaga sebesar Rp 65 triliun dan dana transfer daerah Rp 68,8 triliun. Kebijakan ini menurut dia akan berpengaruh sampai daerah.

Harusnya dalam membuat satu kebijakan pemerintah mesti mempertimbangkan dampak ke depan yang terjadi. Apabila kebijakan tersebut tak berdampak pada sektor pembangunan daerah tak mengapa. “Namun jika kenyataan berpengaruh ke pembangunan daerah gimana solusinya?,” tanya Herman.

Prediksinya, pemangkasan anggaran akan berpengaruh, diantaranya pertumbuhan ekonomi daerah terganggu karena berkurangnya investasi pemerintah ke daerah. Selain itu, insvestasi swasta kemungkinan akan pikir dua kali mengalokasikan dananya ke daerah. Jika kejadiannya seperti itu, dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi daerah. “Jika pertumbuhan ekonomi terganggu pasti mempengaruhi pendapatan masyarakat, karena ekonomi lesu sehingga daya beli masyarakat semakin menurun,” tandasnya.

Kejadian di atas akan merembet ke sektor sosial, karena secara otomatis angka kemiskinan dan pengangguran semakin meningkat. Agar kesemua tak terjadi, Pemerintah Pontianak harus berbenah. Ia minta tim ekonomi pemkot lakukan kajian matang untuk melahirkan kebijakan ekonomi yang dapat minimalisir dampak pemangkasan ini.

Jangan berdiam terlalu lama, Pemkot harus membahas perubahan atas APBD, guna menyesuaikan kebijakan pusat, dan menentukan langkah untuk mendorong tumbuhnya investasi swasta yang dapat menyerap tenaga kerja di daerah. “Membuka seluas-luasnya pelatihan meningkatkan skil sesuai dengan kebutuhan dunia kerja menurut saya juga perlu,” katanya.

Tambahnya, pemerintah harus stop belanja tidak relevan secara langsung terhadap kepentingan masyarakat. Mengenai tax amnesty, saran Herman pemerintah jangan terlalu berharap, karena tidak besar dampak bagi Pontianak.(iza)

Sumber: indopos.co.id/pemangkasan-anggaran-bakal-ganggu-pertumbuhan-ekonomi-daerah

Be the first to comment on "Pemangkasan Anggaran Bakal Ganggu Pertumbuhan Ekonomi Daerah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*