Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara

Komite Etik KPK Putuskan Saut Situmorang Bersalah

Komisioner KPK, Saut Situmorang

Navigasinews – Komite Etik menjatuhkan putusan sanksi tertulis kepada Wakil Ketua KPK Saut Situmorang karena dinilai terbukti melakukan pelanggaran kode etik tingkat sedang.

“Menjatuhkan putusan yang bersifat final dan mengikat. Satu, menyatakan terperiksa Saut Situmorang secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan pelangaran sedang melanggar peraturan KPK tanggal 30 September 2013 dan Komite Etik menjatuhkan sanksi peringatan tertulis harus memperbaiki sikap, tindakan dan perilaku,” kata Ketua Komite Etik Buya Syafii Maarif di gedung KPK Jakarta, Rabu (3/08/2016).

Komite Etik tersebut terdiri atas tujuh orang anggota yaitu mantan Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah Buya Syafii Maarif yang juga merangkap sebagai ketua, sosilog Imam Prasodjo, pegiat antikorupsi Nathalia Subagyo, mantan Komisioner KPK Erry Riyana Hardjapamekas, budayawan Frans Magnis Suseno, serta dua pimpinan KPK saat ini yaitu Agus Rahardjo dan Alexander Marwata.

Pembentukan Komite Etik tersebut ditujukan untuk mengusut pernyataan Saut Situmorang dalam Talk Show di TvOne, Benang Merah bertajuk “Harga Sebuah Perkara” pada 5 Mei 2016. Saut menyinggung sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam yang terbukti korupsi saat menjadi pejabat negara.

“Lihat saja tokoh-tokoh politik, itu orang-orang pintar semuanya, cerdas. Saya selalu bilang, kalau dia HMI minimal dia ikut LK 1, saat mahasiswa itu pintar, tapi begitu menjabat dia jadi curang, jahat, greedy,” kata Saut pada acara tersebut.

Buya menjelaskan ada empat keputusan tim etik yang wajib dilaksanakan Saut. “Diminta menjaga seluruh sikap dalam kapasitasnya sebagai pimpinan KPK dan kedua tidak bersikap diskriminatif atau melecehkan terhadap siapapun lembaga berdasarkan ras, usia atau status ekonomi dalam pelaksaan tugas,” ujar dia.

Putusan ketiga, Saut wajib bersikap lebih hati-hati dalam menjalin hubungan dengan kelompok yang dapat mengganggu kemandirian dan independensi. Keempat, Saut diminta mematuhi peraturan KPK dalam mengambil keputusan dan kelima menarik garis tegak apa yang patut dan tidak patut.

Komite Etik dibentuk pada 29 Juni 2016 yang sudah bersidang secara marathon sebanyak empat kali dan menghasilkan keputusan secara mufakat.

Sumber: rimanews.com/nasional/hukum/read/20160803/296356/Komite-Etik-KPK-Putuskan-Saut-Situmorang-Bersalah

Be the first to comment on "Komite Etik KPK Putuskan Saut Situmorang Bersalah"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*